Minggu, 27 Februari 2011

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP HUKUM PERBURUHAN

SEJARAH HUKUM PERBURUHAN

Pada awalnya hukum perburuhan termasuk dalam hukum perdata yang diatur dalam BAB VII A buku III KUHP tentang perjanjian kerja. Setelah Indonesia merdeka, hukum perburuhan di Indonesia mengalami perubahan dan penyempurnaan yang akhirnya terbit UU No.1 tahun 1951 tentang berlakunya UU No.12 tahun 1948 tentang kerja, UU No.22 tahun 1957 tentang penyelesaian perselisihan perburuhan, UU No.14 tahun 1969 tentang pokok-pokok ketenagakerjaan dan lain-lain.

PENGERTIAN HUKUM PERBURUHAN

1. Menurut Molenaar : Hukum yang pada pokoknya mengatur hubungan antara majikan dan buruh, buruh dengan buruh dan antara penguasa dengan penguasa.

2. Menurut Levenbach : Sebagai sesuatu yang meliputi hukum yang berkenaan dengan hubungan kerja, dimana pekerjaan itu dilakukan dibawah pimpinan.

3. Menurut Van Esveld : Hukum perburuhan tidak hanya meliputi hubungan kerja yang dilakukan dibawah pimpinan, tetapi termasuk pula pekerjaan yang dilakukan atas dasar tanggung jawab sendiri.

4. Menurut Imam Soepomo : Himpunan peraturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang berkenaan dengan kejadian seseorang bekerja pada orang lain enggan menerima upah.

RUANG LINGKUP HUKUM PERBURUHAN

Menurut JHA. Logemann, “Lingkup laku berlakunya suatu hukum adalah suatu keadaan / bidang dimana keadah hukum itu berlaku”.
Menurut teori ini ada 4 lingkup Laku Hukum antara lain :
1. Lingkup Laku Pribadi
(Personengebied)
Lingkup laku pribadi mempunyai kaitan erat dengan siapa (pribadi kodrati) atau apa (peran pribadi hukum) yang oleh kaedah hukum dibatasi.
Siapa – siapa saja yang dibatasi oleh kaedah Hukum Perburuhan adalah :
a. Buruh.
b. Pengusaha.
c. Pengusaha (Pemerintah)

2. Lingkup Laku Menurut Waktu (Tijdsgebied)
Lingkup laku menurut waktu ini menunjukan waktu kapan suatu peristiwa tertentu diatur oleh kaedah hukum.

3. Lingkup Laku menurut Wilayah (Ruimtegebied)
Lingkup laku menurut wilayah berkaitan dengan terjadinya suatu peristiwa hukum yang di beri batas – batas / dibatasi oleh kaedah hukum.

4. Lingkup Waktu Menurut Hal Ikhwal
Lingkup Laku menurut Hal Ikwal di sini berkaitan dengan hal – hal apa saja yang menjadi objek pengaturan dari suatu kaedah.

Senin, 29 November 2010

Masalah Early Warning Bencana Alam

Anak-anak bisa belajar banyak hal dari fenomena alam. Mereka bisa belajar tentang ilmu dan pengetahuan. Letusan Merapi dan tsunami di Mentawai, Sumatera Barat, adalah buku kehidupan yang juga mengajarkan solidaritas kemanusiaan hingga membuka pengetahuan. Siswa SD Muhammadiyah Gresik Kota Baru belajar dan mengembangkan wawasan dan penalaran lewat fenomena tsunami yang bebe- rapa kali menerjang negeri ini. Melalui alat deteksi dini tsu- nami mereka bisa belajar bagaimana proses terjadinya tsunami dan menjelaskan cara kerja dan fungsi alat deteksi tsunami. Alat deteksi dini tsunami dibuat dengan bahan-bahan di antaranya air, akuarium, sedotan, baterai, kabel, sirine, dan bola kecil. Akuarium diibaratkan sebagai lautan. Ada spon pemberat yang ditekankan ke air untuk membuat ombak. Peralatan deteksi dini tsunami dilengkapi rumah baterai, sirine, power dari baterai, saklar atas (+), saklar bawah (-), tiang penyangga, benang pemberat, rel pelampung dan pelampung. Saat alat pembuat ombak ditarik penuh menimbulkan kondisi air surut ekstrem. Sedangkan bila ditekan kuat-kuat menimbulkan pasang ekstrem, dan menimbulkan gelombang tinggi. Itu menunjukkan terjadi tsunami yang ditimbulkan dari gempa di laut. Dalam kondisi normal, artinya kondisi permukaan air pasang normal dan surut normal, sirine alarm tidak berbunyi. Tetapi dalam kondisi surut ekstrem dan ada potensi tsunami, saklar akan terhubung karena gaya berat pelampung sehingga alarm akan berbunyi. Pada kondisi surut ekstrem, warga masih punya kesempatan untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Pada saat pasang ekstrem (tsunami), air akan menyentuh saklar. Saklar akan terkena air laut yang bersifat elektrolit sehingga alarm menyala dan sirine berbunyi. Bunyi alarm tanda peringatan dini untuk memberikan kesempatan waktu evakuasi, terutama saat alarm surut ekstrem berbunyi. ”Namun saat pasang ekstrem, tidak ada kesempatan lagi bagi warga untuk menyelamatkan diri,” kata Alvina Choirun Nisa, siswa kelas VI menjelaskan. Alvina memaparkan, saat mendengar sirine tanda bahaya terjadi tsunami, warga harus menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Alarm berbunyi pada saat surut ekstrem dan pasang ekstrem. Bedanya saat surut ekstrem warga masih punya kesempatan menyelamatkan diri. Usai kegiatan peragaan cara kerja alat deteksi tsunami, Kamis (4/11), Kepala SD Muhammadiyah GKB Gresik Ichwan Arif menjelaskan, alat itu hanya sebagian dari upaya sekolah menumbuhkan pengembangan wawasan dan penalaran siswa. Selain memudahkan siswa memahami terjadinya tsunami, siswa juga dilatih berpikir kritis dengan logika. ”Kami terus mengembangkan kurikulum berbasis wawasan dan penalaran,” tutur Ichwan. Ichwan juga menuturkan, Rafi Ramzi Badran dan Sheriana Julia Syahrindra menjadi finalis Indonesian Science Festival (Festival Sains Indonesia) tahun 2010 Tingkat Nasional yang akan digelar tanggal 9 November di Surabaya. Dua siswa itu akan mempresentasikan makalah berjudul ”Exchaust for Hot Food (EHF)” atau Alat Pendingin Makanan. Makalah tersebut diilhami oleh hobi Rafi dan Sheriana makan. Mereka tidak tahan menunggu lama makanan yang akan disantap karena panas. Dari hobi tersebut, mereka membuat makalah ilmiah tersebut. Alat itu menggunakan energi listrik dengan memakai baterai 9 volt yang dapat mendinginkan makanan yang masih panas sehingga siap untuk disajikan. Saat ini SD Muhammadiyah GKB juga merancang iklan indi dengan tema antikorupsi. Media itu diharapkan akan menjadi sarana edukasi pencegahan tindak korupsi sejak dini. ”Kami berusaha melatih nalar dan logika siswa, juga membentuk pribadi siswa yang bagus dengan berbagai media peraga yang ada,” kata Ichwan.

Sumber :http://www.sigapbencana-bansos.info/pantauan-media/6342-tsunami-belajar-lewat-alat-deteksi-dini.html

Peranan IT dalam penanggulangan bencana

Baru-baru ini banyak bencana yang terjadi pada negeri tercinta kita ini. Bencana datang silih berganti, dari Tsunami di kep. Mentawai, gunung meletus di Jogja, sampai bencana air bah di wasior, papua. Kita semua turut berduka cita atas bencana yang terjadi.

Didalam bencana ini teknologi informasi juga sangat berperan penting, diantaranya sebagai media penyampai berita kepada seluruh warga masyarakat. Selain itu teknologi informasi juga berperan menyediakan sistem untuk memberi tahu bla akan datang bencana seperti tsunami dan gempa bumi. sistem ini dinamakan early warning system. Sistem ini sebenarnya sangat membantu warga bila akan terjadi bencana, tapi sangat disayangkan, teknologi ini masih terbatas jumlahnya. 

Sistem ini dirancang untuk memberikan informasi sedini mungkin sebelum tsunami terjadi. Sistem ini bekerja bila ada gempa di dalam laut dan merekam sebarapa besar gempa yang terjadi, lalu mengirimkannya ke pusat. Kemudian dari pusat akan memberika informasi ini kepada warga agar warga dapat mngungsi ke tempat yang lebih aman.

Rabu, 26 Mei 2010

SINOPSIS SANG PEMIMPI


Sebuah adaptasi sinema dari novel Fenomenal LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata.

Hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadiyah menjadi sangat menegangkan bagi dua guru luar biasa, Muslimah (Cut Mini) dan pak Harfan (Ikranegara), serta 9 orang murid yang menunggu di sekolah yang terletak di desa Gantong, Belitong. Sebab kalau tidak mencapai 10 murid yang mendaftar, sekolah akan ditutup.

Hari itu, Harun, seorang murid istimewa menyelamatkan mereka. Ke 10 murid yang kemudian diberi nama Laskar Pelangi oleh bu Muslimah, menjalin kisah yang tak terlupakan.

5 tahun bersama, Bu Mus, Pak Harfan dan ke 10 murid dengan keunikan dan keistimewaanya masing-masing, berjuang untuk terus bisa sekolah, Ikal (Zulfani), Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) dengan bakat dan kecerdasannya muncul sebagai pendorong semangat sekolah mereka.

Di tengah upaya untuk mempertahankan sekolah, mereka kehilangan sosok yang mereka cintai. Sanggupkah mereka menghadapi cobaan demi cobaan?

Film ini dipenuhi kisah tentang tantangan kalangan pinggiran, dan kisah penuh haru tentang perjuangan hidup menggapai mimpi, serta keindahan persahabatan yang menyelamatkan hidup mereka, dengan latar belakang sebuah pulau indah yang menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia.

karakter-karakter sang pemimpi


Karakter pemain “Sang Pemimpi”

Ikal : baik hati, optimistis, pantang menyerah, penyuka Bang Rhoma

Arai : pintar, penuh inspirasi/ide baru, gigih, rajin, pantang menyerah

Jimbron : polos, gagap bicara, baik, sangat antusias pada kuda

Pak Balia : baik, bijaksana, pintar

Pak Mustar : galak, pemarah, berjiwa keras

Ibu Ikal : baik, penuh kasih sayang

Ayah Ikal : pendiam, sabar, penuh kasih sayang, bijaksana

Dan tokoh lain Mahader, A Kiun, Pak Cik Basman, Taikong

Hanim, Capo, Bang Zaitun, Pendeta Geovanny, Mak cik dan

Laksmi adalah tokoh pendukung dalam novel ini.

NILAI-NILAI yang terkandung didalam film tersebut :
1. nilai moral :

Nilai moral pada novel ini sangat kental. Sifat-sifat yang

tergambar menunjukkan rasa humanis yang terang dalam diri

seorang remaja tanggung dalam menyikapi kerasnya

kehidupan. Di sini, tokoh utama digambarkan sebagai sosok

remaja yang mempunyai perangai yang baik dan rasa setia

kawan yang tinggi.

2.
Nilai Sosial

Ditinjau dari nilai sosialnya, novel ini begitu kaya akan nilai

sosial. Hal itu dibuktikan rasa setia kawan yang begitu tinggi

antara tokoh Ikal, Arai, dan Jimbron. Masing-masing saling

mendukung dan membantu antara satu dengan yang lain dalam

mewujudkan impian-impian mereka sekalipun hampir mencapai

batas kemustahilan. Dengan didasari rasa gotong royong yang

tinggi sebagai orang Belitong, dalam keadaan kekurangan pun

masih dapat saling membantu satu sama lain


3. Nilai Adat istiadat

Nilai adat di sini juga begitu kental terasa. Adat kebiasaan pada

sekolah tradisional yang masih mengharuskan siswanya

mencium tangan kepada gurunya, ataupun mata pencaharian

warga yang sangat keras dan kasar yaitu sebagai kuli tambang

timah tergambar jelas di novel ini. Sehingga menambah

khazanah budaya yang lebih Indonesia.


4. Nilai Agama

Nilai agama pada novel ini juga secara jelas tergambar.

Terutama pada bagian-bagian dimana ketiga tokoh ini belajar

dalam sebuah pondok pesantren. Banyak aturan-aturan islam dan petuah-petuah Taikong (kyai) yang begitu hormat merka

patuhi. Hal itu juga yang membuat novel ini begitu kaya.



Selasa, 25 Mei 2010

tips mendeteksi kebohongan lawan bicara

Gerakan tubuh orang yang sedang berbohong menurut para ahli mengiyaratkan ketidaknyamanan dibandingkan orang yang menceritakan sebenarnya. Ada beberapa indikasi yang bisa memberi petunjuk apakah seseorang berbohong atau tidak.

Ucapan

Studi menunjukkan orang yang berbohong mengubah cara mereka berbicara dan pilihan kata-kata mereka. Para pembohong biasanya menggunakan kata-kata yang sulit dimengerti.

Mereka jarang menggunakan kata ganti orang pertama dan lebih banyak menggunakan kata ganti orang ketiga. Sebuah studi pada 2003 oleh peneliti di Universitas Texas menyimpulkan selain mengurangi kalimat orang pertama (Saya, Aku), mereka juga menggunakan kata-kata yang berefek negatif.

Para pembohong juga biasanya lebih lama merespon pertanyaan dari lawan bicara agar memberikan jeda untuk memikirkan jawaban yang masuk akal bagi kebohongannya.

Intonasi

Seorang yang sering berbohong biasanya akan meninggikan suara saat sedang menceritakan kebohongan. Bisa juga mendeteksi apakah seseorang berbohong melalui bahasa tubuh walaupun tidak semuanya benar. Biasanya, orang yang berbohong akan melindungi tubuhnya karena tidak ingin orang lain mengetahui hal yang ada dalam pikirannya.

1. Posisi tubuh dapat menjadi bukti yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong, karena disadari ataupun tidak disadari ada hubungan yang kuat antara pikiran dan ekspresi.

2. Nafas yang tiba-tiba. Dalam setiap kebohongan, detak jantung akan meningkat dan nafas akan menjadi dangkal/cepat. Biasanya pembohong akan mengambil nafas dalam-dalam untuk menenangkan perasaannya. Cara ini juga yang diterapkan oleh mesin pendeteksi kebohongan, yaitu dengan mengukur detak jantung orang yang sedang diinterogasi/diwawancara.

3. Kegelisahan di bagian-bagian tubuh. Hal ini dapat terlihat dengan berbagai cara, tergantung dari orangnya. Gerakan yang gugup akan menarik perhatian kita terutama dapat kita rasakan ketika kita berbicara dengan seseorang yang kita kenal dan orang tersebut melakukan gerakan yang tidak seperti biasanya. Berikut adalah contoh kegelisahan di bagian-bagian tubuh :

Gerakan tubuh yang maju-mundur, apakah dalam posisi duduk maupun berdiri.

- Posisi yang tiba-tiba berubah. Sebagai contoh, lawan bicara kita sedang menyilangkan salah satu kakinya diatas kaki yang lain, dan ketika mulai menjawab pertanyaan kita, dia merubah posisi kakinya. Orang yang berbohong, sekalipun dia seorang profesional, akan merasakan ketidaknyamanan ketika dia berbohong. Tubuh akan selalu menyesuaikan perasaan kita tanpa kita sadari, jadi posisi yang tiba-tiba berubah ini adalah sinyal yang baik yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong.

- Gerakan-gerakan yang tidak disadari dari tangan dan kaki. Sebagai contoh: menggoyangkan kaki, menggoyangkan tangan diatas meja, kedua tangan direkatkan kuat-kuat, kedua paha saling menekan bersama-sama. Jika lawan bicara kita sedang dalam posisi duduk dan kemudian ia merubah arah telapak kaki ke arah yang lain, itu juga merupakan tanda bahwa orang tersebut sedang berbohong.

- Senyuman yang palsu. Senyuman identik dengan keakraban dan kepercayaan, dan para pembohong seringkali menyalahgunakannya. Jadi bagaimana membedakan senyuman pembohong? Para pembohong biasanya akan tersenyum cukup sering dan tiba-tiba, yang sebetulnya tidak pada tempatnya dia harus tersenyum.

- Terlalu banyak aksi-aksi ’sok akrab’, seperti : menepuk punggung anda, menyentuh anda ataupun mendekatkan posisinya pada anda. Lawan bicara anda akan merasa kikuk ketika berbohong sehingga mereka akan menyembunyikan kekikukannya dengan melakukan tindakan-tindakan tersebut. Akan sangat sulit memutuskan bahwa seseorang sedang berbohong jika dia melakukan tindakan-tindakan yang bersahabat seperti itu. Ini adalah respon manusia yang alamiah. Tetapi tetap perlu diingat, bahwa jika anda merasa bahwa keakraban dari lawan bicara anda sudah berlebihan, berhati-hatilah.


atau.. bisa juga dilihat dari...

1. Menyentuh wajah

Hal yang paling umum saat seseorang berbohong adalah dengan menyentuh wajah mereka. Terutama dua bagian yaitu mata dan hidung.

Saat seseorang berbicara dengan menggosok-gosok matanya. Percayalah dia ingin menghindari kontak mata dengan anda. Dan 100% yakinlah bahwa dia sedang berbohong. Kecuali jika memang ruangan penuh debu, bisa jadi mata orang itu memang kemasukan debu.

2. Perubahan suara dan Menjawab terlalu berhati-hati

Ciri-ciri pembohong bisa di dengar dari nada bicaranya, jika sedang meninggi, artinya sebuah dusta sedang diceritakan.Selain itu lihat juga suaranya yang tegang dan jeda antar kalimat berlangsung lama. Itu sudah pasti deh pembohong

Hal-hal diatas selain karena tegang mereka juga mengulur-ngulur waktu untuk menyusun jawaban yang rasional. Sehigga selalu menjawab pertanyaan dengan berhati-hati.

3. Menggaruk-garuk

Cara paling gampang mendeteksi kebohongan adalah melalui gerakan tangan. Kebanyakan pembohong tidak banyak menggerakkan tangan saat mereka melakukan aksinya. Tapi ada satu yang sering mereka lakukan yaitu menggaruk. Biasanya lima kali saling susul mereka menggaru-garuk tubuhnya.

4. Gerakan kaki

PERHATIKANLAH! saat seseorang yang sedang berdiri, lihatlah saat kaki mereka muali mengetuk ke tanah. Sudah pasti mereka sedang menjadi pembohong

Dan Juga…

Saat Pembohong sedang duduk, Maka kemungkinan besar dia akan mengayun-ayunkan kaki mereka.

5. Senyum Terpaksa.

Andaikata teman anda menyeringai maka itu adalah senyum palsu dan menunjukkan sebuah kebohongan. Karena senyum yang sebenarnya saat sebuah senyum merebak ke seluruh wajah dan mengeriputkan mata.

Biasanya hal-hal diatas digunakan oleh pengetes wawancara kerja apakah pelamar pekerjaan sedang berbohong ataukah sedang jujur. Atau anda dapat menggunakannya untuk membongkar cara menipu paranormal gadungan.

Rabu, 17 Februari 2010

PROSPEK USAHA PERCETAKAN


Prospek usaha percetakan saat ini sangat bagus.contohnya adalah usaha bapak hermawan. Kebutuhan manusia akan barang cetakan masih cukup tinggi dan relatif stabil dimana permintaan berasal dari perusahaan sampai perorangan. Hanya dengan modal kurang lebih 13 juta , keuntungan nya sangat menggiurkan.

Disini saya mengamati usaha percetakan bapak Hermawan. Beliau memiliki sebuah usaha percetakan yang terletak di Jakarta, tepatnya di daerah senen. Kira - kira beliau sudah 6 tahun membuka usaha ini. Pertama beliau membuka usaha ini, hanya usaha kecil - kecilan dan membika usaha ini di rumah. Berkat kerja keras beliau akhirnya beliau bisa sukses. Sekarang beliau sudah punya kios sendiri dan lima orang karyawan.

Cara kerja percetakan sangat sederhana, beliau tinggal menyodorkan desain cetakannya kepada kliennya serta menyodorkan kertas apa yang diminta kliennya. Lantas, untuk film cetakan dibuat di tempat lain dengan sistem rekanan. Terakhir, kertas dicetak di rekanan cetak. Dengan cara kerja seperti itu, beliau bisa menghemat ongkos produksi serta tetap mampu menggaji lima karyawannya. Serta, mampu berbagi rejeki dengan rekanan-rekanannya. Untuk cetak poster warna, sekali pesan minimal 500 lembar poster. Harganya dipatok Rp 3500 per lembar A3. Dari cetak poster, kita mendapat keuntungan Rp 2500 per lembar.

Untuk undangan, pemesanan minimal 150 lembar. Harganya mulai dari Rp 1000 sampai Rp 15.000 per lembar. Sementara untuk buku katalog atau brosur, harganya Rp 12.500 per 30 lembar ukuran separuh A4. Minimal ordernya 500 buku. Dari buku dan undangan, maka beliau akan mendapat margin sekitar 30%. Apalagi usaha percetakan akan 'panen raya' pada masa kampanye, karena banyaknya atribut partai maupun caleg yang diperlukan. Usaha ini memang relatif mudah, dan banyak mahasiswa yang menggeluti usaha ini tumbuh dan berkembang.

BISNIS USAHA PERCETAKAN TIDAK AKAN PERNAH MATI...!!! Bisnis percetakan selalu ada sepanjang umat manusia masih mau melakukan transaksi ekonomi. JANGAN TAKUT & KUATIR bila ingin memulai usaha percetakan ini,walaupun anda membukanya bersebelahan dengan percetakan yang sudah eksis terlebih dulu. TIDAK ADA persaingan yang MEMATIKAN antar sesama pelaku usaha percetakan. Malah bisa saling melempar order cetak ke sesama pemain. Harap anda pandai2 saja membaca dan mencermati peluang yang ada dan banyak dibutuhkan oleh konsumen.